Minggu, 14 Juni 2015

Jurassic World - Refleksi Nonton Film

11 Juni 2015

#LatePost

Hari ini saya diajak menonton film di IMAX gandaria City bersama teman-teman pengurus. Pertama saya ragu untuk ikut nonton atau gak. Namun, setelah pertimbangan yang matang, akhirnya saya memutuskan untuk ikut.

Kami berkumpul dan berangkat bersama jam setengah sembilan malam naik mobil Kak Fajar. Sebelum saya menonton film ini, saya coba search trailer-nya di youtube. 



 Menurut saya, film ini adalah film yang keren. Dalam pikiran saya, bagaimana bikin film ini ya? Ohhh, dinosaurus!!! Seperti kembali ke zaman dahulu, dengan setting masa depan yang canggih. Ini keren. Menghidupkan kembali dinosaurus!

Pertama kali melihat pintu gerbang Jurassic World dan beserta isinya, saya langsung terperanjat, tempat yang sangat megah.  Ini adalah tempat yang sangat luas dan indah. Ada bangunan bak istana di tengah-tengah hutan dan pegunungan. Hamparan luas penuh warna hijau dan semacam danau atau lautan di tengah pulau yang berwarna kebiruan. Nuansa langit yang cerah dan berbaur dengan sinar matahari yang memantul dari setiap isi pulau menambah menawan. Dalam hati, saya ingin berlibur ke sana juga. >.< Teknologi yang sangat modern dan pengetahuan tentang dinosaurus sangat menarik untuk dipelajari. Jadi penasaran nama-nama dan bentuk-bentuk dinosaurus. Akhirnya searching lagi di google. >.<

Di awal perjalanan Zach dan Gray, kakak beradik dengan si kakak terlihat cuek terhadap adiknya. Tapi si kakak mendapat pesan dari ibunya untuk menjaga si adik saat berlibur di Jurassic World tempat kerja tantenya, Claire. Pertama kali yang terbesit di pikiran saya adalah "Apakah Zach dan Gray bisa bekerja sama di liburan kali ini?" Well, bagaimana kisahnya? Silakan tonton filmnya. :)

Alur filmnya mudah diikuti. Saya pun tak tidur bahkan mungkin enggan untuk berkedip saking fokusnya nonton. Biasanya, saya suka ketiduran kalau nonton film, tapi film ini membuat saya tak ingin lepas menyaksikannya. Konflik yang disajikan dalam film ini sangat menegangkan! Saya berkali-kali harus membalikkan badan dan berpegangan dengan teman samping. -_-'' Duh.... Adegan yang membuat saya kaget ketika ada seekor babi lepas di kandang Megalosaurus. Saya sempat tak berkedip saat menyaksikan salah satu pekerja terjatuh dari jembatan saat mau menangkap babi itu. >.< Lalu adegan si monster Indominus Rex menyerang Zach dan Gray di bola kaca. benar-benar menaikkan detak jantung. >.< Overall, sangat keren.

Ada juga adegan lucu tentang tante Claire dan Owen saat mereka mencari Zach dan Gray di dekat air terjun. Sangat menggelitik tingkah Claire. Unsur humor yang diselipkan dalam adegan-adegan menegangkan ini pun membuat saya mengacungi 4 jempol untuk film ini.

Lalu, kisah para raptor, Blue, Charlie, Delta, dan Echo, kesayangan Owen. Menurut saya, film ini mengisahkan hubungan manusia dengan hewan dengan sangat apik. Saya pun berefleksi, kadangkala kita tak pernah memikirkan lingkungan dan makhluk lain dalam menjalani hidup. Kita terlalu serakah dan tamak. Padahal seyogyanya, hewan tersebut bisa merasakan kasih sayang kita. 

Saya jadi ingat, kucing saya di kosan. Ya, saya anggap kucing itu kucing saya karena kedekatan kami. Setiap malam sepulang dari kerja, kucing ini selalu menunggui di depan pagar kosan. Saat saya memasukkan motor, kucing ini selalu mengikuti saya. Entah kenapa, rasanya ada hal kedekatan kami.

Ada unsur kasih sayang dengan lingkungan sekitar yang disampaikan secara menarik. Terlebih lagi, saat tante Claire dan Owen mendekati dinosaurus yang tergeletak hampir mati di ladang luas. Di situlah, tak sepatutnya, kita sebagai manusia yang diberi cinta kasih malah semena-mena dengan makhluk ciptaan Tuhan lainnya. 

Begitulah pesan moralnya. Oh iya, satu lagi. Secuek-cueknya saudara kandung kita, pasti dalam hati terdalam memiliki rasa kasih sayang dan ingin melindungi satu dengan yang lainnya. Menurut saya, Zach dan Gray, saling menyelamatkan dan melindungi. Walau sebelumnya si kakak terlihat cuek, tapi diam-diam dia mengamati dan menyayangi adiknya. Kadang seseorang kesulitan atau bahkan tak menunjukkan rasa kasih sayangnya secara nyata. Ya, setiap orang punya cara masing-masing untuk saling mengasihi sesama. :)

Hampir selama menonton film ini, saya tak terlalu 'ngeh' dengan musiknya. saking asyiknya. >.< baru di akhir seusai nonton, saya dan teman-teman mempertanyakan musik yang disajikan di film ini. "Hee, tadi nggak banyak musiknya ya? Tapi sound effect-nya keren ya?"

Duh lupa, saking serunya nonton. :) Tokoh favorit saya: BLUE. :)





Tidak ada komentar:

Posting Komentar