Sabtu, 11 Februari 2017

Sahabat Pena

Kotak, Telah Kembali!


Apa yang akan kau lakukan jika menemukan sebuah buku penuh kenangan masa lalu? Kami menemukannya kembali. Pertemuan yang tak disangka-sangka, bahkan hampir saja terlupakan.
Hampir 6 tahun yang lalu, kami menamainya, “Kotak”. Entah apa yang membuat kami menyebutkan kata itu. Kami lupa. Mungkin karena covernya kotak-kotak, atau apalah. Kami benar-benar lupa.

Saat menemukan buku ini kembali, rasanya seperti kembali ke masa lalu. Ya, saat dimana kami berinisiatif untuk menjadi “Sahabat Pena”. Buku inilah saksinya. Saya membeli buku ini, lantas menggunakannya untuk menulis. Hobi menulis saya pun memunculkan ide untuk menulis surat. Alhasil, saya dan murid saya sepakat untuk berbalasan surat. Cara yang mungkin “sia-sia” di zaman ternologi yang semakin canggih ini. Ada handphone dengan berbagai aplikasi canggihnya. Gampang! Tapi, bagi saya menulis surat dengan tulisan tangan adalah hal spesial yang tak dapat diucapkan dengan rangkaian kata.

Kami bergantian membawa buku ini. Satu pertemuan saya menulis surat untuk murid saya. Lalu, murid saya harus mengembalikan buku itu dengan surat balasan di dalamnya pada pertemuan selanjutnya. Begitu seterusnya. Jika saya baca ulang buku ini, tulisan kami merupakan cerita sehari-hari, curhatan ringan, kemalasan belajar, semangat turun, capek, dan mungkin uneg-uneg kami. Surat pertama saya tulis tentang hari yang saya lalui di kampus. Membacanya, membuat kami tertawa sendiri. Duh, tulisan kami kayak cakar ayam ya dulu. Lama-kelamaan kami pun menikmatinya.

Buku ini jadi saksi perjalanan kami. Dari murid saya SD, SMP, sampai sekarang SMA. Waktu yang tak lama. Buku ini mengingatkan saya pada perjuangan saya dulu. Naik sepeda onthel saat ngajar hingga saat ini saya punya motor sendiri untuk pergi kemana saja yang saya mau. Ah, semua itu tampak lucu dan saya telah saya lalui.

Kadangkala, kenangan masa lalu tak harus dihapuskan begitu saja. Ya, kenangan mengajarkan kepada kita untuk selalu bersyukur.

Kami akan memulainya lagi. Memulai episode baru dalam buku ini. Mari menulis! Ah, hobi lama yang hampir saja mati suri itu, kini tergerak lagi untuk menghidupkan kembali. Terima kasih sudah menjaga buku ini dengan baik. J

#KotakKembali #JustWrite

Tidak ada komentar:

Posting Komentar